05/09/2012

September Runaway Part Intermezo

ok, sebelumnya saya mau flashback dulu yaaah perjalanan selama di kereta
ada beberapa yang kelewatan diceritain di part1 hehe
ceritanya adalaaaaah : Parade Pedagang Asongan
#kayang di depan rumah chef marinka
part ini saya bikin Part Intermezo :D

jadi begitu pertama kali naruh pantat di kursi kereta, baru nafas bentar, baru ngenakin posisi duduk
langsung deh dateng berbondong bondong pedagang asongan dengan aneka macam barang jualan
di benak bloggie pasti ngiranya pedagang aqua qua qua qua qua, mijon mijon mijon mijon
iya sih, itu juga bener. tapi masih ada banyaaaak lagi pedagang pedagang yang saya temuin
pemegang rekor sih masih pedagang minuman sama makanan
ok, here we go

* tukang kipas
(boleh laah, di kereta emang gerah banget)
* tukang kacamata
* tukang kopi dan minuman seduh lainnya
(jadi si bapak kopi ini bawa banyak banget renteng kopi dan termos gede, cara dia ngebawa termos gedenya itu kaya pramusaji bawa nampan di restoran *bayangkan dulu* cuma dengan telapak tangan yang mengadah ke atas dan ada termos di atasnya. saya jadi ngebayangin dong, kalo tu termos jatuh dengan indahnya, nimpa saya, udah ketimpa termos, belom lagi kalo air panasnya ikutan tumpah -__- pedagang ini cukup membuat deg degan tiap dia lewat)
* tukang stiker 3000an
(sayang anak, sayang anak !)
* tukang buku
(buku yang dijual itu buku buku pelajaran anak SD pelajaran Bahasa Indonesia, buku mewarnai, buku berhitung, daaan buku primbon)
* tukang mainan
(biasanya buat yang bawa bocah di kereta, lumayan ok juga nih penjual)
* tukang buah
(sejauh saya disana, buah yang dijual itu salak, nangka, stroberry, lengkeng, dan bawang *kalo bawang termasuk buah ya* -__-)
*tukang dompet
(ibu ibu nih biasanya)
* tukang parfum
(berguna banget kalo di tengah perjalanan ada yang bau asem, ok masuk)
* tukang peci gopekan
(kalo misalnya mendadak ada yang pengen ngaji pake peci, ok masuk laaah)
*tukang pulsa
(masuk bangeeet #salim tukang pulsa)
*tukang jarum dan peniti
(ga jual benangnya sekalian bang ?)
*tukang headset
(boleeeeeeh, buat yang lupa bawa)
*tukang parutan wortel
(ga tau harus komen apa tentang ini, cukup)
*tukang tensi dan jual alat anti stroke
(no comment saja lah)

oh iyah, yang masih saya inget banget itu, si penjual stroberry kalo jualan dia ngomongnya begini nih
"seterrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrooberi"
jadi huruf R ditengah itu dibaca jelas dan panjang sekali, sepanjang rangkaian gerbong kereta
sejauh ini, dialah pedagang yang saya rindukan selama berada di rumah
bapak seterrrrrrrrrrrroberi semoga laku ya daganganmu #salim

No comments:

Post a Comment